Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Alasan Mengapa Kamu Gak Boleh Melampiaskan Emosi di Depan Anak Kecil

Setiap orang punya caranya masing-masing dalam melampiaskan emosi, baik dalam bentuk ucapan maupun tingkah laku. Namun bagaimanapun caranya, melampiaskan tidak boleh dilakukan di depan anak kecil. Hal ini bukan tanpa alasan, sedikitnya ada lima alasan mengapa kamu gak boleh melampiaskan emosi di depan anak kecil. Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasan di bawah ini.

Anak Kecil

1. Jangan menjadi contoh buruk bagi anak kecil

 

Orang dewasa merupakan panutan bagi anak kecil, apa yang dilihatnya bisa dia tiru di kemudian hari karena sejatinya, anak kecil hanya mencontoh apa yang dia lihat tanpa tahu baik buruknya. Meluapkan emosi di depan anak kecil bukanlah tindakan yang baik, jangan jadi contoh yang buruk hanya karena tidak tahu tempat meluapkan emosi yang tepat.

 

2. Anak bisa menjadi lebih tertutup dan tidak mau terbuka terutama dengan orang dewasa

 

Anak kecil yang melihat orang dewasa emosi bisa merasakan sensasi bagaimana sedang terkena amarah dari orang lain. Bukan tidak mungkin jika dia merasakan ketakutan yang teramat dalam. Alhasil, dia menjadi pribadi yang tertutup dan tidak mau terbuka terutama dengan orang dewasa. Ada rasa cemas jika dia mendapatkan perlakuan yang sama ketika melakukan suatu kesalahan.

 

3. Anak tidak tahu menahu dan tidak boleh tahu masalah orang dewasa

 

Apa yang seharusnya diketahui oleh anak kecil adalah main dan belajar, tidak perlu mengetahui masalah orang dewasa apalagi ada hubungannya dengan pelampiasan emosi. Anak kecil sejatinya tidak paham dan tidak boleh tahu masalah orang dewasa. Buatlah anak kecil mendapatkan apa yang sudah seharusnya dia dapatkan di masa seusianya, kita tidak berhak untuk mengotori masa kecilnya.

 

4. Sudah sewajarnya jika emosi kamu terlampiaskan di tempat yang tepat

 

Pelampiasan emosi sebenarnya sangatlah banyak, bahkan bisa berdampak positif bagi diri kamu sendiri. Melampiaskan emosi di depan anak kecil merupakan suatu kesalahan yang bisa berakibat fatal. Sudah sewajarnya jika emosi kamu terlampiaskan di tempat yang tepat, tentu demi menghindari hal-hal yang dapat merugikan orang di sekitarmu khsusnya untuk para anak kecil.

 

5. Jangan buat anak merasa tertekan dengan emosi yang kamu tuangkan

 

Luapan emosi biasanya memberikan tekanan untuk orang di sekitarnya, apalagi bagi anak kecil yang tidak tahu menahu tentang masalah orang dewasa. Kita sebagai orang dewasa harus sadar diri akan pentingnya meluapkan emosi di tempat yang seharusnya. Jangan buat anak kecil mendapat tekanan yang begitu berat hanya karena emosi yang tidak terkontrol.

 

Itu dia deretan alasan mengapa kamu gak boleh meluapkan emosi di depan anak kecil. Meski kelihatannya sepele, sudah seharusnya anak kecil tidak melihat atau mendengar emosi orang dewasa yang dapat berakibat buruk bagi dirinya.